SEO Marketplace: Cara Produk Muncul Teratas di Shopee, Tokopedia & TikTok Shop
SEO marketplace adalah cara membuat produk Anda muncul lebih tinggi saat pembeli mengetik kata kunci di kolom pencarian Shopee, Tokopedia, atau TikTok Shop. Prinsipnya mirip SEO di Google: pahami kata yang dicari pembeli, tulis judul dan deskripsi yang jelas, lalu buktikan bahwa produk Anda layak dibeli.

1. Cara kerja pencarian di marketplace
Setiap marketplace punya algoritma pencarian sendiri, dan detailnya tidak dipublikasikan sepenuhnya. Namun dari panduan resmi untuk penjual dan pengalaman sehari-hari, ada tiga kelompok faktor yang hampir selalu berpengaruh:
- Relevansi. Apakah judul, kategori, atribut, dan deskripsi produk cocok dengan kata yang diketik pembeli?
- Daya tarik. Apakah pembeli mengklik dan membeli produk Anda setelah melihatnya? Foto utama, harga, rating, dan label promo memengaruhi hal ini.
- Kepercayaan. Apakah toko Anda cepat membalas chat, mengirim tepat waktu, jarang membatalkan pesanan, dan mendapat ulasan yang baik?
Artinya, SEO marketplace bukan hanya soal menumpuk kata kunci di judul. Produk yang relevan tetapi jarang dibeli, atau toko yang sering terlambat mengirim, sulit bertahan di posisi atas.
2. Shopee, Tokopedia, dan TikTok Shop
Sejak penggabungan bisnis pada 2024, Tokopedia dan TikTok Shop dikelola dari satu dasbor, yaitu Tokopedia & TikTok Shop Seller Center. Shopee adalah marketplace terpisah dengan Seller Centre sendiri. Perbedaan cara pembeli menemukan produk di sana kurang lebih seperti ini:
| Platform | Dikelola dari | Cara utama pembeli menemukan produk |
|---|---|---|
| Shopee | Shopee Seller Centre | Kolom pencarian, kategori, halaman promo, dan rekomendasi |
| Tokopedia | Tokopedia & TikTok Shop Seller Center | Kolom pencarian, kategori, dan rekomendasi |
| TikTok Shop | Tokopedia & TikTok Shop Seller Center | Video pendek, siaran LIVE, dan pencarian di dalam TikTok |
Di Shopee dan Tokopedia, pembeli umumnya sudah tahu apa yang dicari, sehingga judul dan atribut produk sangat menentukan. Di TikTok Shop, banyak pembelian bermula dari konten: orang menonton video, tertarik, lalu mengklik keranjang. Karena itu, video yang menyebut nama produk dengan jelas di teks, keterangan, dan ucapan ikut membantu. Cara menyiapkan video yang mudah ditemukan dibahas di panduan SEO TikTok dan YouTube.
3. Riset kata kunci marketplace
Pembeli marketplace mengetik kata yang sangat spesifik, misalnya “sepatu lari pria ringan” atau “gamis rayon jumbo”. Untuk menemukan kata yang benar-benar dipakai:
- Gunakan saran otomatis. Ketik nama produk di kolom pencarian marketplace dan catat saran yang muncul. Saran ini biasanya mencerminkan pencarian yang sering dilakukan.
- Lihat judul produk terlaris di kategori Anda. Perhatikan kata yang berulang, misalnya bahan, ukuran, atau kegunaan.
- Baca ulasan dan pertanyaan pembeli. Kata yang dipakai pembeli saat bertanya sering kali sama dengan kata yang mereka ketik saat mencari.
- Cek data di Seller Center. Beberapa platform menampilkan kata kunci yang mengarahkan pembeli ke toko Anda. Pakai data ini untuk memperbaiki judul.
Metode yang sama dengan langkah lebih lengkap, termasuk memakai Google Trends untuk melihat musim ramai, ada di panduan riset kata kunci.
4. Menulis judul produk
Judul adalah elemen terpenting dalam SEO marketplace. Pola yang mudah dipakai:
Merek + jenis produk + atribut utama + varian atau kegunaan
Contoh: “Nama Merek Kemeja Linen Pria Lengan Panjang Slim Fit – Putih, Navy, Krem”. Bandingkan dengan judul seperti “KEMEJA MURAH BAGUS PROMO TERLARIS!!!” yang tidak menjelaskan apa pun.
- Letakkan kata terpenting di depan. Di layar HP, judul sering terpotong, jadi pembeli hanya melihat bagian awalnya.
- Satu produk, satu judul yang akurat. Jangan memasukkan merek lain atau kata yang tidak sesuai produk. Selain menyesatkan, platform bisa menurunkan atau menonaktifkan produk yang melanggar aturan.
- Hindari pengulangan kata. Menulis “kemeja kemeja pria kemeja linen” tidak membantu dan membuat judul terlihat spam.
- Patuhi batas karakter. Batasnya berbeda di tiap platform dan bisa berubah, jadi cek ketentuan terbaru di Seller Center.
5. Foto, video, dan atribut
Pembeli melihat foto sebelum membaca judul. Foto utama yang jelas akan menaikkan klik, dan klik yang berujung pembelian membantu posisi produk.
- Foto utama yang bersih dengan produk terlihat penuh, pencahayaan cukup, dan latar yang tidak ramai.
- Beberapa sudut dan detail: tekstur bahan, ukuran dibandingkan dengan tangan atau benda lain, kemasan, dan cara pakai.
- Video produk singkat jika platform menyediakan slotnya. Video membantu pembeli yang ragu.
- Isi semua atribut dan kategori seperti merek, bahan, ukuran, warna, dan asal produk. Atribut ini dipakai untuk filter. Jika kosong, produk Anda bisa hilang saat pembeli memakai filter.
6. Deskripsi produk
Deskripsi membantu marketplace memahami produk dan membantu pembeli memutuskan. Susun dengan rapi:
- Satu atau dua kalimat pembuka tentang manfaat utama produk.
- Spesifikasi dalam bentuk daftar: bahan, ukuran, berat, isi paket.
- Tabel ukuran atau panduan memilih varian.
- Cara pakai dan cara merawat.
- Jawaban untuk pertanyaan yang sering muncul di chat.
Tulis untuk manusia, bukan untuk mesin. Kata kunci cukup muncul secara alami beberapa kali. Prinsip menulis yang jelas dan terstruktur sama dengan yang dibahas di cara menulis artikel SEO, hanya lebih ringkas.
7. Ulasan dan performa toko
Marketplace ingin pembeli puas. Karena itu, toko yang melayani dengan baik cenderung lebih diuntungkan. Hal yang bisa Anda kendalikan:
- Kecepatan membalas chat, termasuk di luar jam kerja dengan balasan otomatis yang berguna.
- Kecepatan memproses pesanan dan ketepatan waktu pengiriman.
- Tingkat pembatalan yang rendah. Selalu perbarui stok agar tidak ada pesanan untuk barang yang habis.
- Ulasan dengan foto. Ajak pembeli memberi ulasan lewat kartu terima kasih di dalam paket, tanpa menjanjikan imbalan untuk bintang tertentu.
- Balas ulasan negatif dengan sopan dan tawarkan solusi. Calon pembeli membaca balasan Anda.
Setiap platform juga punya status atau label toko dengan syarat masing-masing. Label ini bisa menambah kepercayaan pembeli, tetapi syaratnya berbeda dan sering diperbarui, jadi cek langsung di Seller Center.
8. Iklan marketplace: kapan perlu?
Iklan di dalam marketplace bisa menaruh produk di posisi atas dengan cepat, terutama untuk produk baru yang belum punya penjualan dan ulasan. Namun, iklan tidak menggantikan judul yang baik, foto yang menarik, dan harga yang wajar. Produk yang tidak menarik tetap tidak akan dibeli, walaupun tampil paling atas.
Cara yang lebih aman: rapikan dulu halaman produk, lalu gunakan iklan dengan anggaran kecil untuk menguji kata kunci dan foto. Data dari iklan bisa membantu memperbaiki judul untuk hasil organik. Pertimbangan umum antara hasil organik dan berbayar dijelaskan di SEO vs Google Ads, dan logikanya serupa di marketplace.
9. Marketplace dan website sendiri
Marketplace memberi akses ke banyak pembeli, tetapi aturannya ditentukan platform: biaya, tampilan toko, sampai data pelanggan. Banyak bisnis memakai keduanya. Marketplace untuk volume, website sendiri untuk merek, pembeli setia, dan pesanan langsung lewat WhatsApp.
Halaman produk marketplace juga bisa muncul di hasil Google. Judul yang jelas membantu di dua tempat sekaligus. Jika Anda ingin membangun toko sendiri yang ditemukan di Google, ikuti panduan SEO toko online.
Ringkasan checklist SEO marketplace
- Kata kunciCatat saran otomatis dan kata yang dipakai pembeli di ulasan.
- JudulMerek + jenis produk + atribut + varian, kata terpenting di depan.
- Foto dan videoFoto utama bersih, beberapa sudut, dan video singkat.
- AtributIsi semua kolom agar produk muncul saat pembeli memakai filter.
- DeskripsiSpesifikasi, ukuran, cara pakai, dan jawaban pertanyaan umum.
- LayananChat cepat, kirim tepat waktu, stok selalu diperbarui.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa itu SEO marketplace?
SEO marketplace adalah upaya membuat produk muncul lebih tinggi di hasil pencarian marketplace seperti Shopee, Tokopedia, dan TikTok Shop, lewat judul, foto, atribut, deskripsi, ulasan, dan performa toko.
Apakah Tokopedia dan TikTok Shop dikelola terpisah?
Sejak penggabungan bisnis pada 2024, Tokopedia dan TikTok Shop dikelola dari satu Tokopedia & TikTok Shop Seller Center. Shopee tetap marketplace terpisah dengan Seller Centre sendiri.
Apakah mengganti judul produk bisa menurunkan penjualan?
Bisa saja, terutama jika produk sudah laris dengan judul lama. Ubah secara bertahap, mulai dari produk yang penjualannya masih rendah, lalu pantau hasilnya selama beberapa minggu.
Apakah harus memakai iklan agar produk muncul teratas?
Tidak selalu. Iklan membantu produk baru mendapat tayangan, tetapi posisi organik tetap bergantung pada relevansi, daya tarik produk, ulasan, dan performa toko.
Perlukah punya website jika sudah berjualan di marketplace?
Tidak wajib, tetapi website sendiri membantu membangun merek, menerima pesanan langsung, dan mengurangi ketergantungan pada aturan serta biaya satu platform.
Panduan terkait
Cara menulis artikel SEO
Menulis konten yang jelas, terstruktur, dan mudah dipahami.
Baca panduan →Punya pertanyaan tentang toko online Anda?
Kirim pertanyaan lewat WhatsApp. Tim kami akan menjawab di jam kerja, tanpa biaya dan tanpa kewajiban.
Kantor Surabaya: Jl. Panjang Jiwo Permai II No. 32, Panjang Jiwo, Kec. Tenggilis Mejoyo, Surabaya, Jawa Timur 60299
Telepon & WhatsApp: +62 895-6132-13954

